Pengertian Sistem Oprasi dan Jenis Jenisnya

by 09.11 0 komentar

Pengertian Sistem Operasi



Pengertian Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.

LINUX
Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.
Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.
Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.
Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU).
Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Perkembangan Linux

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft.
Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU. Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.

Distributor Linux

Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux.
Terdapat banyak distribusi linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dansistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa contoh distribusi linux adalah RedHat, Debian, Slackware, SuSE, Mandrake, WinLinux dan lain sebagainya.

Kemampuan LINUX

1. Multiuser
2. Multiprocessor
3. Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan
4. Background
5. MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
6. Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
7. Local dan Network File System
8. Security, login dengan password, ownership, group
9. X-Window System

ANDROID 

Android merupakan salah satu OS yang berbasiskan Linux, salah satu pesaing berat Microsoft. Ia sengaja dibuat untuk melengkapi sistem operasi yang ada pada gadget-gadget touchscreen seperti smartphone dan tab. Perusahaan Android, Inc. lah yang pertama kali mengembangkan sistem operasi ini dengan suntikan dana dari Google. Pada tahun 2005, pihak Google akhirnya bersedia membelinya dan kemudian di tahun 2007 OS ini diluncurkan secara resmi. Telepon genggam pertama yang memakai sistem operasi Android telah dijual pada tahun 2008 bulan Oktober.

Logo Android

Android, Inc. berdiri di kota Palo Alto, salah satu kota terkenal di California (USA), tepatnya pada bulan Oktober tahun 2003. Pendirinya terdiri dari tiga orang yang ahli dalam bidang pengembangan aplikasi, mereka adalah Andy Rubin, Rich Miner, dan Chris White. Pada mulanya, mereka mengembangkan Android untuk perangkat elektronik sejenis kamera digital. Tapi, karena permintaan konsumen terhadap perangkat itu tidak terlalu banyak, akhirnya mereka mengalihkannya ke ponsel smartphone yang sudah diketahui besarnya peluang jika dapat diterapkan pada perangkat ini. Tidak seperti sistem operasi lainnya, OS ini dikembangkan secara diam-diam meskipun dibuat oleh orang-orang yang ahli dalam pengembangan aplikasi.

Tanggal 17 Agustus 2005 Google mulai mengakui keberadaan Android dengan membelinya secara penuh dan menjadikan salah satu produk unggulannya. Salah satu faktor keberhasilan Android sebagai sistem operasi adalah terbukanya Google terhadap perangkat lunak yang diperbolehkan masuk (Open Source). Selain itu, Android juga telah mempunyai komunitas developer aplikasi tersendiri yang dapat meningkatkan fungsi perangkat seperti game Android misalnya dan mungkin saat ini sudah lebih dari sejuta aplikasi yang bisa dioperasikan melalui Android, dan Google Play menjadi apps shop utamanya. Di sana banyak sekali aplikasi yang bisa diunduh secara bebas baik yang berbayar maupun gratisan.

Pengoperasian Android bekerja dengan adanya kontak langsung oleh penggunanya, yaitu dengan memberikan sentuhan pada layar, sentuhan itu akan ditanggapi secara cepat layaknya kita menyentuh di permukaan air. Bahkan terkadang ada getaran tertentu dari hasil sentuhan itu sebagai respon yang diberikan oleh OS kepada penggunanya. Giroskop, sensor proksimitas, serta akselerometer adalah beberapa hardware sebagai pelengkap OS ini yang mampu merespon tindakan-tindakan user, seperti mengubah layar menjadi landscape maupun portrait, atau digunakan untuk menyetir kendaraan pada beberapa permainan tertentu.

DOS

 Disk Operating System atau disingkat dengan DOS adalah sistem operasi yang menggunakan interface command-line yang digunakan para pengguna komputer pada dekade tahun 1980-an. Sekarang DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan. DOS merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh sumber daya pada sistem komputer, yaitu sumber daya hardware dan software. Kedua sumber daya tersebut harus dikelola dengan baik sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, menghindari perebutan pengerjaan (Bottleneck adalah peristiwa macetnya proses aliran data atau transmisi data karena sebab-sebab tertentu. Biasanya disebabkan perbedaan antara kecepatan kerja suatu komponen dengan kecepatan bus-nya. Dapat juga dikarenakan perangkat keluaran tidak dapat mengimbangi kinerja perangkat pemrosesan sehingga memperlambat kerja system secara keseluruhan), memberikan prioritan pengerjaan, menghindari gangguan-gangguan seperti Virus, mengatasi sistem dari kegagalan (Rollback adalah sistem yang Fungsinya mengembalikan data anda yang mengalami masalah misalnya saat data anda terinfeksi virus).
Program DOS biasanya bekerja di belakang layar (tidak terlihat) dan mengijinkan pengguna untuk memasukan karakter dari keyboard, mengenali struktur file untuk data yang tersimpan pada disk, dan menampilkan data melalui monitor atau printer. DOS bertanggung jawab untuk menemukan dan menyusun data dan aplikasi pada disk. Dengan diperkenalkannya sistem operasi dengan Graphic User Interface (GUI) telah membuat DOS jarang digunakan dan tergolong tua. Bagaimanapun juga DOS masih tergolong penting pada banyak wilayah cakupan seperti pemrograman, dan mengoperasikan aplikasi lama. Semua generasi Windows mendukung perintah DOS untuk kompatibilitas dengan aplikasi yang lebih tua. Dengan demikian sangat penting untuk memahami dasar dari DOS sebelum melanjutkan proses instalasi Windows.
DOS dapat berguna sebagai perangkat penolong ketika Windows tidak dapat dijalankan dengan baik dan dapat mengakses hard drive tanpa GUI dan mampu melakukan proses diagnosa dan pemecahan masalah sistem.
Fungsi Disk Operating System (DOS)
Berikut ini adalah fungsi dari Disk Operating System (DOS).
> Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan komputer
> Mengatur memori
> Mengatur proses input dan output data
> Management file
> Management directory

WINDOWS 


Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan Windows merupakan keluarga sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia Microsoft Corporation yang berpusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat.
Beberapa keunggulan sistem operasi Windows diantaranya adalah:
  1. Pengoperasian mudah dan menyenangkan (user friendly).
  2. Mendukung multitasking,dapat menjalankan beberapa aplikasi bersamaan, seperti mengetik sambil mendengar musik.
  3. Panjang sebuah nama file bisa sampai 255 karakter
  4. Fasilitas Plug and Play (PnP) untuk mengenali piranti baru yang terpasang di komputer sehingga pemakai tinggal memakai saja.
  5. Fasilitas User Profile, beberapa pemakai dengan komputer yang sama dapat menyimpan konfigurasi desktopnya sendiri.
  6. Software yang mendukung sistem operasi windows sangat banyak.
  7. Dll

Versi Sistem Operasi Windows

  1. Windows 1.0 (20 November 1985)
    Windows ini kurang populer di pasaran, disebabkan banyaknya kekurangan yang bersifat fungsional.
  2. Windows 2.0 (9 Desember 1987)
    Dengan peningkatan kegunaan dibandingkan versi sebelumnya, versi ini mengalami sedikit peningkatan popularitas.
  3. Windows 3.0 (22 Mei 1990)
    Versi yang menawarkan peningkatan kemampuan aplikasi Windows ini akhirnya mengantarkan Microsoft Windows pada kesuksesan yang sangat signifikan.
  4. Windows 3.1 (6 April 1992)
    Versi ini menyajikan peningkatan penting terhadap Windows 3.0. Dua bulan pertama sejak diluncurkan, Windows 3.1 terjual lebih dari tiga juta kopi.
  5. Windows for Workgroups 3.1 (27 Oktober 1992)
    Versi ini merupakan tambahan untuk Windows 3.1, plus tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket.
  6. Windows NT 3.1 (27 Juli 1993)
    Sistem operasi Microsoft yang merupakan versi kuno dari Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista.
  7. Windows for Workgroups 3.11 (8 November 1993)
    Merupakan penyempurnaan dari Windows for Workgroups 3.1.
  8. Windows NT 3.5 (21 September 1994)
    Merupakan penyempurnaan dari Windows NT 3.1.
  9. Windows NT 3.51 (30 Mei 1995)
    Versi ini merupakan versi favorit Microsoft saat terjun ke pasar ini, dengan prestasinya mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware.
  10. Windows 95 (24 Agustus 1995)
    Babak baru dalam sejarah Microsoft Windows. Microsoft mulai mengembangkan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna, yang selanjutnya diberi nama Windows 95.
  11. Windows NT 4.0 (24 Agustus 1996)
    Windows NT 4.0 dirilis sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware.
  12. Windows 98 (25 Juni 1998)
    Walaupun hanya dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, Windows 98 menjadi sebuah sistem operasi yang jauh lebih stabil dan dapat diandalkan.
  13. Windows 98 SE (9 Mei 1999)
    Versi ini menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya, dengan banyak koreksi perbaikan yang menjadikan Windows 98 sebagai versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.
  14. Windows 2000 (17 Februari 2000)
    Inilah versi yang sebelumnya dikenal dengan nama Windows NT 5.0 atau “NT 5.0″. Ditujukan untuk dua pangsa pasar, yaitu pangsa pasar workstation dan pangsa pasar server.
  15. Windows ME (14 September 2000)
    Windows ME (Millenium Edition) merupakan pembaharuan dari Windows 98 dengan dukungan multimedia dan internet yang lebih baik.
  16. Windows XP (25 Oktober 2001)
    Sejauh ini, Windows XP adalah versi sistem operasi Windows yang paling lama, karena diluncurkan pada 2001 dan baru berakhir pada 2007, saat diluncurkannya Windows Vista.
  17. Windows Server 2003 25 April 2003)
    Merupakan pembaharuan bagi Windows 2000 Server. Versi ini menawarkan banyak fitur keamanan baru serta peningkatan kinerja.
  18. Windows XP Media Center Edition 2005 (12 Oktober 2004)
    Merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk desktop dan laptop. Penekanannya terletak pada hiburan rumahan.
  19. Windows XP Professional Edition (25 April 2005)
    Versi ini ditujukan bagi para profesional dan pebisnis.
  20. Windows Fundamentals for Legacy PCs (8 Juli 2006)
    Versi ini tersedia terbatas bagi para pelanggan Microsoft Software Assurance. Tujuan dibuatnya WinFLP adalah memberikan pilihan upgrade kepada para pelanggan yang masih menggunakan Windows 95, Windows 98, Windows Me, dan Windows NT Workstation.
  21. Windows Vista (30 November 2006)
    Windows Vista dirancang agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan versi-versi sebelumnya.
  22. Windows Home Server (7 Januari 2007)
    Produk server yang merupakan turunan dari Windows Server 2003. Didesain khusus untuk digunakan oleh para pengguna rumahan.
  23. Windows Server 2008 (27 Februari 2008)
    Merupakan pembaharuan dari Windows Server. Dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dalam Windows Vista
  24. Windows 7 (22 Oktober 2009)
    Versi yang menggantikan Windows Vista ini memiliki keamanan dan banyak fitur baru yang jauh lebih canggih.
  25. Windows 8 (26 Oktober 2012)
    Produk generasi terbaru windows 8 merupakan penyempurnaan dari windows 7. Dengan user interface yang lebih aktraktif dan kebutuhan sistem yang tidak terlalu besar.
 MACHITOS
OS Macintosh atau yang akrab disebut Mac OS, adalah Operating System atau sistem operasi yang di kembangkan oleh Apple Corp. Mac OS sendiri merupakan singkatan dari Macintosh Operating System. Macintosh diperkenalkan pertama kali pada bulan Januari 1984 lewat iklan Super Bowl yang fenomenal. Macintosh adalah komputer pertama yang memperkenalkan sistem antarmuka grafis (GUI). Pada waktu itu, langkah yang dilakukan Apple merupakan sebuah perkembangan revolusioner dalam dunia komputer personal. 
Sejak diluncurkan bersama dengan komputer Macintosh pada 1984, sistem operasi Macintosh (Macintosh operation system) dari Apple telah menciptakan standar dalam kemudahan penggunaan sistem operasi dan menjadi model untuk sebagian besar sistem operasi berbasis GUI baru yang dikembangkan untuk sistem di luar Macintosh.
Sejarah Mac OS
Mac OS adalah sistem operasi yang digunakan untuk mengoperasikan komputer notebook apple macintosh. Mac OS merupakan sistem operasi pertama yang menggunakan Graphical User Interface – GUI. Orang-orang penting pada Macintosh yaitu Bill Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld. Komputer ini dinamakan berdasarkan McIntosh, jenis apel yang disukai Jef Raskin. Macintosh diperkenalkan pertama kali pada bulan Januari 1984 lewat iklan Super Bowl yang fenomenal. Pada waktu itu, langkah yang dilakukan Apple adalah sebuah perkembangan revolusioner dalam dunia komputer personal.

Ada berbagai macam pandangan bagaimana awal mula Machintos diciptakan. Apple sengaja membuat Macintosh yang biasa agar Macintosh dapat lebih mudah di jalankan oleh orang yang baru belajar komputer sekali pun. Sistem Operasi Macintosh pada awalnya dikenali sebagai Sistem, seperti “Sistem 6.0.7? atau “Sistem 7?. Pada awalnya juga dikenali sebagai “Toolbox” yang terdapat beberapa kelebihan yang dapat digunakan untuk menggantikan keterpautan kepada toolbox komputer itu sendiri.

Awalnya Apple juga sengaja menyembunyikan keberadaan sistem operasi ini untuk membedakan Mac dengan sistem operasi yang lain nya seperti MS-DOS, yang lebih mudah digunakan daripada Macintosh.

Sistem Mac OS sendiri dapat dibedakan menjadi 2, yakni Mac OS Klasik dan Mac OS X.
    Mac OS Klasik merupakan sistem yang pertama dikeluarkan oleh Mac pada tahun 1984 hingga Mac OS 9. OS ini dikenal sebagai suatu sistem yang tidak memiliki sembarang command line atau baris perintah. Sistem operasi ini merupakan sistem yang menggunakan user interface(UI) sepenuhnya.


    Sedangkan Mac OS X Merupakan versi terbaru dari Mac OS. Huruf X dari Mac OS C diambil dari huruf romawi yang berarti. Mac OS X memadukan unsur-unsur BSD Unix, OpenStep, dan Mac OS 9. Mac OS X memiliki memori ala-Unix dan pre-emptive multitasking kepada platform Mac serta Managemen memori yang jauh lebih baik.

     
    Perbedaan yang paling mudah dilihat dari Mac OS X ini adalah User Interface. Apple menambahkan Aqua GUI untuk mempercantik tampilan sehingga dapat dinikmati oleh pengguna. Selain itu, teknologi ColorSync juga ditambahkan ke dalam Mac OS X, sebuah teknologi yang berfungsi memberikan sinkronisasi warna sehingga cocok untuk pekerjaan multimedia. 

    Mac OS X ini awalnya hanya dapat berjalan pada platform PowerPC namun dalam beberapa tahun belakangan terdapat desas-desus bahwa Apple memiliki versi Mac OS X yang dapat berjalan pada platform Intel. Rumornya yakni Apple tidak puas dengan kemajuan platform PowerPC. Namun ini hanya sebuah rumor. Pada tanggal 6 Juni 2005, akhirnya Steve Jobs menjawab desas-desus ini, menurutnya Apple akan melakukan transisi dari PowerPC ke Intel prosesor selama dua tahun kedepan. Selama masa transisi, Mac OS X akan mendukung kedua platform tersebut.
    Kelebihan Mac OS :
  • Lebih stabil karena menggunakan UNIX
  • multitasking
  • Bisa mengenal file format windows
  • Tampilan yang lebih glossy sehingga bagus untuk graphi design/multimedia
  • Jarang terkena virus
  • Open sourcecode sehingga Mac OS sulit dibajak
  • Ada ‘Time Machine’ yang akan bekerja secara otomatis pada background tanpa mengganggu aplikasi yang dijalankan untuk mem-backup system yang sedang berjalan dan perubahan-perubahan pada data
  • Ada program “sherlock“ yang tidak hanya mencari file pada harddisk dan dalam jaringan lokal, tapi juga dapat beraksi di Internet dan mencari berdasarkan keyword.

    Kekurangan Mac OS :
  • Mahal, karena spesifikasi teknis mac memang tinggi. Asesorisnya dan spare part banyak tapi mahal
  • Hanya cocok untuk graphic designer
  • Mac OS tidak dapat digunakan bersama-sama sistem-sistem pengoperasian lain yang tidak menggunakan sistem Mac OS
  • Mac OS tidak bisa dirakit sendiri karena Apple sudah tidak memberi license buat perusahaan lain untuk membuat hardware yang bisa menggunakan Mac OS
  • Software di Mac OS tidak begitu lengkap
  • Kurang cocok untuk aplikasi server dan game.
    Fungsi-Fungsi Sistem Operasi secara Umum

    Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat keras, program aplikasi, sistem operasi, dan para pengguna.

    Sistem Operasi berfungsi mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.

    Terdapat banyak sistem operasi yang berbeda; akan tetapi, kebanyakan di antaranya menyediakan fungsi-fungsi yang serupa. Bagian berikut membahas fungsi-fungsi umum pada sistem operasi. Sistem Operasi menangani banyak fungsi tersebut secara otomatis tanpa memerlukan perintah dari pengguna.
  1. Memulai Komputer
    Booting merupakan proses memulai atau memulai ulang sebuah komputer. Ketika menyalakan komputer yang telah dimatikan seluruhnya, ini berarti melakukan cold boot, sedangkan yang merupakan perintah bagi sistem operasi untuk memulai ulang komputer berarti melakukan warm boot. Beberapa komputer memiliki tombol reset yang ketika ditekan akan memulai komputer seolah-olah komputer tersebut dalam keadaan mati.
    Ketika melakukan instalasi peranti lunak baru, sering kali ada prompt pada layar yang memerintahkan Anda untuk memulai ulang maka keadaan ini Anda hanya perlu melakukan warm boot.
  2. Menyediakan Antarmuka bagi Pengguna
    Kita dapat berinteraksi dengan peranti lunak melalui antarmuka. Antarmuka (user interface) mengendalikan cara Anda memasukkan data dan perintah-perintah dan bagaimana informasi ditampilkan pada layar. Terdapat dua jenis Antarmuka yaitu command-line dan grafis. Sistem Operasi biasanya menggunakan kombinasi dari dua jenis antarmuka ini untuk menentukan bagaimana pengguna berinteraksi dengan komputer.
    Antarmuka Command-Line berguna untuk melakukan konfigurasi perangkat, mengatur sumber daya sistem, dan menangani masalah sambungan jaringan, administrator jaringan dan pengguna-pengguna lainnya yang berkemampuan tinggi bekerja dengan antarmuka command-line. Dalam Antarmuka Command-Line, pengguna mengetikkan perintah-perintah atau menekan tombol-tombol khusus pada keyboard untuk memasukkan data dan perintah. Antar Command-Line memberi pengguna lebih banyak kendali untuk mengatur hal-hal yang kecil dan rinci.
    Antarmuka Grafis bagi Pengguna sebagian besar pegguna saat ini menggunakan antarmuka grafis bagi pengguna (graphical user interface-GUI). Dengan GUI dapat berinteraksi dengan menu dan gambar seperti tombol-tombol dan objek lainnya untuk memberi perintah-perintah. Banyak sistem operasi GUI yang menggabungkan fitur-fitur serupa dengan penjelajah Web.
  3. Mengelola Program
    Beberapa sistem operasi mendukung pengguna tunggal dan hanya menjalankan satu program dalam satu waktu. Yang lainnya mendukung ribuan pengguna yang menjalankan banyak program. Cara sistem operasi menangani program-program secara langsung mempengaruhi produktivitas Anda.
    Sistem Operasi dengan pengguna tunggal/satu pekerjaan hanya memperbolehkan satu pengguna menjalankan satu program pada satu waktu. PDA, smart phone, dan perangkat-perangkat komputasi kecil lainnya sering kali menggunakan sistem operasi pengguna tunggal/satu pekerjaan.
    Sistem operasi pengguna tunggal/banyak pekerjaan memperbolehkan satu pengguna bekerja dengan banyak program sekaligus dalam memori pada waktu sama. Pengguna-pengguna saat ini umumnya menjalankan banyak program secara bersamaan.
    Ketika komputer menjalankan banyak program secara bersamaan, sebuah program aktif dibagian depan (foreground) dan yang lainnya pada bagian belakang (background). Program yang ada di foreground adalah program aktif, yaitu program yang sedang Anda gunakan. Program-program yang lainnya berjalan tetapi tidak sedang digunakan berada pada background. Program foreground pada umumnya ditampilkan pada dekstop tetapi program background sering kali sebagian atau seluruhnya tersembunyi dibelakang program foreground.
    Sistem operasi dengan banyak pengguna memungkinkan banyak pengguna menjalankan program-
  1. program secara bersamaan. Jaringan, server, mainframe, dan superkomputer memungkinkan ratusan atau ribuan pengguna terhubung pada waktu yang sama, dan oleh karena itu disebut multiuser.
    Sistem operasi banyak proses (multiprocessing) mendukung banyak prosesor yang menjalankan program-program pada waktu yang sama. Dalam mutiprocessing program-program dikoordinasikan pemrosesan oleh lebih dari satu prosesor. Multiprocessing meningkatkan kecepatan pemrosesan komputer.
    Komputer dngan prosesor-prosesor yang terpisah juga dapat berperan sebagai komputer fault-tolerant (toleran terhadap kesalahan). Komputer fault-tolerant akan terus beroperasi ketika salah satu komponennya mati, dan memastikan bahwa tidak ada data yang hilang.
  2. Mengelola Memori
    Tujuan manajemen memori adalah mengoptimalkan penggunaan RAM. RAM terdiri atas satu atau beberapa cip pada motherboard yang menyimpan data dan perintah-perintah ketika prosesor menginterpretasikan dan mengeksekusinya. Sistem operasi mengalokasikan atau menempatkan data dan perintah ke daerah memori ketika data dan perintah tersebut sedang diproses. Kemudian sistem operasi dengan hati-hati memantau isi dari memori. Akhirnya, sistem operasi melepaskan hal-hal ini dari pemantauan di memori ketika prosesor tidak lagi memerlukannya.
    Memori virtual adalah konsep dimana sistem operasi mengalokasikan sebagian ruang dari media penyimpanan, biasanya harddisk, untuk bekerja sebagai RAM tambahan. Sistem operasi menggunakan daerah pada harddisk untuk memori virtual, dimana sistem operasi melakukan pertukaran data, informasi, dan perintah-perintah antara memori dan media penyimpanan. Teknik pertukaran antara memori dan media penyimpanan disebut paging. Ketika sebuah sistem operasi menghabiskan banyak waktunya untuk melakukan paging alih-alih mengeksekusi aplikasi peranti lunak, maka proses ini disebut thrashing. Jika aplikasi peranti lunak seperti penjelajah Web berhenti merespon dan lampu LED hard disk berkedip berulang-ulang, mungkin sistem operasinya sedang melakukan thrashing.
  3. Menjadwalkan Pekerjaan
    Sistem operasi menetukan urutan pemrosesan pekerjaan. Pekerjaan adalah operasi yang diatur oleh prosesor. Yang termasuk pekerjaan meliputi : menerima data dari perangkat input, memproses perintah-perintah, mengirim informasi ke perangkat output, dan mentransfer data dari media penyimpanan ke memori dan dari memori ke media penyimpanan.
    Sitem operasi multiuser tidak selalu memproses pekerjaan berdasarkan apa yang pertama kali diminta. Dalam kasus ini, sistem operasi menyesuaikan penjadwalan pekerjaannya.
    Ketika menunggu perangkat-perangkat kembali menganggur, sistem operasi menempatkan data pada buffer. Buffer adalah bagian dari memori atau media penyimpanan dimana data ditempatkan ketika menunggu untuk dipindahkan dari perangkat input atau ke perangkat output. Sistem operasi biasanya menggunakan buffer untuk pekerjaan mencetak. Proses ini disebut spooling, yaitu mengirim pekerjaan mencetak kebuffer alih-alih mengirimnya langsung ke printer. Dengan melakukan spooling pekerjaan mencetak ke buffer, prosesor dapat terus menginterpretasikan dan mengeksekusi perintah-perintah ketika printer sedang mencetak.
  4. Melakukan Konfigurasi Perangkat
    Driver adalah program kecil yang memberitahukan sistem operasi bagaimana berkomunikasi dengan perangkat tertentu. Setiap perangkat dalam komputer memiliki serangkaian perintah khususnya yang tersendiri dan oleh karena itu memerlukan driver yang spesifik. Apabila Anda mem-boot sebuah komputer, sistem operasi menjalankan setiap driver perangkat.
    Saat ini banyak perangkat dan sistem operasi mendukung Plug dan Play. Plug dan Play berarti sistem operasi secara otomatis melakukan konfigurasi perangkat-perangkat baru ketika Anda memasangnya. Dengan Plug dan Play, pengguna dapat memasang perangkat, menyalakan komputer, dan menggunakan perangkat tersebut tanpa harus melakukan konfigurasi sistem secara manual.
  5. Membuat Sambungan Internet
    Sistem operasi umumnya menyediakan cara untuk membuat sambungan Internet. Berberapa sistem operasi juga menyertakan program penjelajah Web dan program e-mail, sehingga Anda dapat langsung menggunakan Web dan berkomunikasi dengan oranglain begitu selesai mengatur sambungan Internet. Beberapa juga menyertakan firewall untuk melindungi komputer dari pengganggu yang tidak diinginkan.
  6. Memantau Kinerja
    Pemantau Kinerja adalah program yang memperkirakan dan melaporkan informasi mengenai berbagai sumber daya dan perangkat komputer. Informasi dalam laporan kinerja membantu para pengguna dan administrator untuk mengidentifikasikan masalah yang terkait dengan sumber daya sehingga mereka dapat mencoba menyelesaikan masalah apapun. Jika sebuah komputer berjalan lambat maka pemantau kinerja akan menentukan bahwa memori komputer sedang digunakan semunya. Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan memori tambahan pada komputer.
  7. Menyediakan Manajemen File atau Utilitas Lainnya
    Sistem operasi sering memberi kemampuan kepada pengguna untuk mengelola file, melihat gambar, menjaga komputer dari akses yang tidak diinginkan, menghapus program, memindai disk, melakukan defragmentasi pada disk, mendiagnosis masalah, membuat backup dari file dan disk, dan mengatur screen saver.
  8. Mengendalikan Jaringan
    Beberapa sistem operasi tergolong sistem operasi jaringan. Sistem operasi jaringan adalah sistem operasi yang mengorganisasi dan mengoordinasikan banyak pengguna untuk mengakses dan berbagi sumber daya dalam sebuah jaringan. Yang termasuk sumber daya itu adalah peranti keras, peranti lunak, data, dan informasi. Ketika tidak terhubung dengan jaringan, komputer-komputer klien menggunakan sistem operasinya masing-masing. Ketika terhubung dengan jaringan, sistem operasi jaringan mengambil alih beberapa fungsi dari sistem operasi komputer klien.
    Administrator jaringan yaitu orang yang mengawasi keseluruhan operasi jaringan, menggunakan OS jaringan untuk menambah dan mengurangi pengguna, komputer, dan perangkat-perangkat lainnya ke jaringan dan dari jaringan. Administrator jaringan juga menggunakan OS jaringan untuk memasang peranti lunak dan mengelola keamanan jaringan.
  9. Mengelola Keamanan
    Untuk setiap pengguna, administrator jaringan membuat sebuah akun
    (account)
    yang memungkinkan pengguna untuk mengakses, atau log on, komputer atau jaringan. Setiap account biasanya terdiri atas nama pengguna dan kata sandi. Nama pengguna atau ID pengguna adalah kombinasi unik dari karakter-karakter, seperti huruf atau angka yang mengidentifikasikan seorang pengguna spesifik. Kata sandi adalah kombinasi karakter rahasia yang bersesuaian dengan nama pengguna sehingga pengguna tersebut diperbolehkan untuk mengakses sumber daya tertentu dari komputer. Beberapa sistem operasi memperbolehkan administrator jaringan memberi kata sandi pada file-file dan perintah-perintah, sehingga membatasi akses hanya kepada pengguna-pengguna berwenang.
    Sistem operasi mencatat percobaan untuk melakukan log on yang berhasil dan yang tidak berhasil dalam sebuah file. Hal ini memungkinkan administrator jaringan untuk melihat kembali siapa yang menggunakan, atau mencoba menggunakan komputer. Administrator jaringan juga menggunakan file-file ini untuk memantau penggunaan komputer.

Sumber:  http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-sistem-operasi-komputer-operating-system/
                http://www.bloggergubug.com/2013/04/mengenal-sistem-operasi-linux.html
                http://www.downloadgameandroids.com/p/sejarah-sistem-operasi-android.html
                http://nash.blog.unigha.ac.id/disk-operating-system-dos/
                http://www.bloggergubug.com/2013/02/mengenal-sistem-operasi-windows.html
                http://istiwidayanti.blogspot.com/2011/11/sistem-operasi-mac-os-dan-beberapa.html

Unknown

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar