Pengertian Sistem Operasi
Pengertian Sistem operasi Komputer adalah
perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan
kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar
sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program
pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Sistem Operasi komputer
merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori
komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram)
pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah
Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan
layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum
tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan
antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi
melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan
dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas
inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi sebagai
penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu,
Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting
dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya
dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer
menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori,
melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses
kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan,
maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang
tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan
mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling
mengganggu dengan perangkat yang lain.
LINUX
Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.
Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.
Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.
Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU).
Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.
Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU. Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.
Terdapat banyak distribusi linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dansistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa contoh distribusi linux adalah RedHat, Debian, Slackware, SuSE, Mandrake, WinLinux dan lain sebagainya.
2. Multiprocessor
3. Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan
4. Background
5. MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
6. Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
7. Local dan Network File System
8. Security, login dengan password, ownership, group
9. X-Window System
ANDROID
Android merupakan salah satu OS yang berbasiskan Linux, salah satu pesaing berat Microsoft. Ia sengaja dibuat untuk melengkapi sistem operasi yang ada pada gadget-gadget touchscreen seperti smartphone dan tab. Perusahaan Android, Inc. lah yang pertama kali mengembangkan sistem operasi ini dengan suntikan dana dari Google. Pada tahun 2005, pihak Google akhirnya bersedia membelinya dan kemudian di tahun 2007 OS ini diluncurkan secara resmi. Telepon genggam pertama yang memakai sistem operasi Android telah dijual pada tahun 2008 bulan Oktober.
Android, Inc. berdiri di kota Palo Alto, salah satu kota terkenal di California (USA), tepatnya pada bulan Oktober tahun 2003. Pendirinya terdiri dari tiga orang yang ahli dalam bidang pengembangan aplikasi, mereka adalah Andy Rubin, Rich Miner, dan Chris White. Pada mulanya, mereka mengembangkan Android untuk perangkat elektronik sejenis kamera digital. Tapi, karena permintaan konsumen terhadap perangkat itu tidak terlalu banyak, akhirnya mereka mengalihkannya ke ponsel smartphone yang sudah diketahui besarnya peluang jika dapat diterapkan pada perangkat ini. Tidak seperti sistem operasi lainnya, OS ini dikembangkan secara diam-diam meskipun dibuat oleh orang-orang yang ahli dalam pengembangan aplikasi.
Tanggal 17 Agustus 2005 Google mulai mengakui keberadaan Android dengan membelinya secara penuh dan menjadikan salah satu produk unggulannya. Salah satu faktor keberhasilan Android sebagai sistem operasi adalah terbukanya Google terhadap perangkat lunak yang diperbolehkan masuk (Open Source). Selain itu, Android juga telah mempunyai komunitas developer aplikasi tersendiri yang dapat meningkatkan fungsi perangkat seperti game Android misalnya dan mungkin saat ini sudah lebih dari sejuta aplikasi yang bisa dioperasikan melalui Android, dan Google Play menjadi apps shop utamanya. Di sana banyak sekali aplikasi yang bisa diunduh secara bebas baik yang berbayar maupun gratisan.
Pengoperasian Android bekerja dengan adanya kontak langsung oleh penggunanya, yaitu dengan memberikan sentuhan pada layar, sentuhan itu akan ditanggapi secara cepat layaknya kita menyentuh di permukaan air. Bahkan terkadang ada getaran tertentu dari hasil sentuhan itu sebagai respon yang diberikan oleh OS kepada penggunanya. Giroskop, sensor proksimitas, serta akselerometer adalah beberapa hardware sebagai pelengkap OS ini yang mampu merespon tindakan-tindakan user, seperti mengubah layar menjadi landscape maupun portrait, atau digunakan untuk menyetir kendaraan pada beberapa permainan tertentu.
LINUX
Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.
Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.
Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.
Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU).
Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.
Perkembangan Linux
Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft.Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU. Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.
Distributor Linux
Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux.Terdapat banyak distribusi linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dansistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa contoh distribusi linux adalah RedHat, Debian, Slackware, SuSE, Mandrake, WinLinux dan lain sebagainya.
Kemampuan LINUX
1. Multiuser2. Multiprocessor
3. Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan
4. Background
5. MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
6. Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
7. Local dan Network File System
8. Security, login dengan password, ownership, group
9. X-Window System
ANDROID
Android merupakan salah satu OS yang berbasiskan Linux, salah satu pesaing berat Microsoft. Ia sengaja dibuat untuk melengkapi sistem operasi yang ada pada gadget-gadget touchscreen seperti smartphone dan tab. Perusahaan Android, Inc. lah yang pertama kali mengembangkan sistem operasi ini dengan suntikan dana dari Google. Pada tahun 2005, pihak Google akhirnya bersedia membelinya dan kemudian di tahun 2007 OS ini diluncurkan secara resmi. Telepon genggam pertama yang memakai sistem operasi Android telah dijual pada tahun 2008 bulan Oktober.
Android, Inc. berdiri di kota Palo Alto, salah satu kota terkenal di California (USA), tepatnya pada bulan Oktober tahun 2003. Pendirinya terdiri dari tiga orang yang ahli dalam bidang pengembangan aplikasi, mereka adalah Andy Rubin, Rich Miner, dan Chris White. Pada mulanya, mereka mengembangkan Android untuk perangkat elektronik sejenis kamera digital. Tapi, karena permintaan konsumen terhadap perangkat itu tidak terlalu banyak, akhirnya mereka mengalihkannya ke ponsel smartphone yang sudah diketahui besarnya peluang jika dapat diterapkan pada perangkat ini. Tidak seperti sistem operasi lainnya, OS ini dikembangkan secara diam-diam meskipun dibuat oleh orang-orang yang ahli dalam pengembangan aplikasi.
Tanggal 17 Agustus 2005 Google mulai mengakui keberadaan Android dengan membelinya secara penuh dan menjadikan salah satu produk unggulannya. Salah satu faktor keberhasilan Android sebagai sistem operasi adalah terbukanya Google terhadap perangkat lunak yang diperbolehkan masuk (Open Source). Selain itu, Android juga telah mempunyai komunitas developer aplikasi tersendiri yang dapat meningkatkan fungsi perangkat seperti game Android misalnya dan mungkin saat ini sudah lebih dari sejuta aplikasi yang bisa dioperasikan melalui Android, dan Google Play menjadi apps shop utamanya. Di sana banyak sekali aplikasi yang bisa diunduh secara bebas baik yang berbayar maupun gratisan.
Pengoperasian Android bekerja dengan adanya kontak langsung oleh penggunanya, yaitu dengan memberikan sentuhan pada layar, sentuhan itu akan ditanggapi secara cepat layaknya kita menyentuh di permukaan air. Bahkan terkadang ada getaran tertentu dari hasil sentuhan itu sebagai respon yang diberikan oleh OS kepada penggunanya. Giroskop, sensor proksimitas, serta akselerometer adalah beberapa hardware sebagai pelengkap OS ini yang mampu merespon tindakan-tindakan user, seperti mengubah layar menjadi landscape maupun portrait, atau digunakan untuk menyetir kendaraan pada beberapa permainan tertentu.
DOS
Disk Operating System atau disingkat dengan DOS adalah sistem operasi yang menggunakan interface command-line yang digunakan para pengguna komputer pada dekade tahun 1980-an. Sekarang DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan. DOS merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh sumber daya pada sistem komputer, yaitu sumber daya hardware dan software. Kedua sumber daya tersebut harus dikelola dengan baik sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, menghindari perebutan pengerjaan (Bottleneck adalah peristiwa macetnya proses aliran data atau transmisi data karena sebab-sebab tertentu. Biasanya disebabkan perbedaan antara kecepatan kerja suatu komponen dengan kecepatan bus-nya. Dapat juga dikarenakan perangkat keluaran tidak dapat mengimbangi kinerja perangkat pemrosesan sehingga memperlambat kerja system secara keseluruhan), memberikan prioritan pengerjaan, menghindari gangguan-gangguan seperti Virus, mengatasi sistem dari kegagalan (Rollback adalah sistem yang Fungsinya mengembalikan data anda yang mengalami masalah misalnya saat data anda terinfeksi virus).
Program DOS biasanya bekerja di belakang
layar (tidak terlihat) dan mengijinkan pengguna untuk memasukan karakter
dari keyboard, mengenali struktur file untuk data yang tersimpan pada
disk, dan menampilkan data melalui monitor atau printer. DOS bertanggung
jawab untuk menemukan dan menyusun data dan aplikasi pada disk. Dengan
diperkenalkannya sistem operasi dengan Graphic User Interface (GUI)
telah membuat DOS jarang digunakan dan tergolong tua. Bagaimanapun juga
DOS masih tergolong penting pada banyak wilayah cakupan seperti
pemrograman, dan mengoperasikan aplikasi lama. Semua generasi Windows
mendukung perintah DOS untuk kompatibilitas dengan aplikasi yang lebih
tua. Dengan demikian sangat penting untuk memahami dasar dari DOS
sebelum melanjutkan proses instalasi Windows.
DOS dapat berguna sebagai perangkat
penolong ketika Windows tidak dapat dijalankan dengan baik dan dapat
mengakses hard drive tanpa GUI dan mampu melakukan proses diagnosa dan
pemecahan masalah sistem.
Fungsi Disk Operating System (DOS)Berikut ini adalah fungsi dari Disk Operating System (DOS).
> Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan komputer
> Mengatur memori
> Mengatur proses input dan output data
> Management file
> Management directory
WINDOWS
Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan Windows merupakan keluarga sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia Microsoft Corporation yang berpusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat.
Beberapa keunggulan sistem operasi Windows diantaranya adalah:
- Pengoperasian mudah dan menyenangkan (user friendly).
- Mendukung multitasking,dapat menjalankan beberapa aplikasi bersamaan, seperti mengetik sambil mendengar musik.
- Panjang sebuah nama file bisa sampai 255 karakter
- Fasilitas Plug and Play (PnP) untuk mengenali piranti baru yang terpasang di komputer sehingga pemakai tinggal memakai saja.
- Fasilitas User Profile, beberapa pemakai dengan komputer yang sama dapat menyimpan konfigurasi desktopnya sendiri.
- Software yang mendukung sistem operasi windows sangat banyak.
- Dll
Versi Sistem Operasi Windows
- Windows 1.0 (20 November 1985)
Windows ini kurang populer di pasaran, disebabkan banyaknya kekurangan yang bersifat fungsional. - Windows 2.0 (9 Desember 1987)
Dengan peningkatan kegunaan dibandingkan versi sebelumnya, versi ini mengalami sedikit peningkatan popularitas. - Windows 3.0 (22 Mei 1990)
Versi yang menawarkan peningkatan kemampuan aplikasi Windows ini akhirnya mengantarkan Microsoft Windows pada kesuksesan yang sangat signifikan. - Windows 3.1 (6 April 1992)
Versi ini menyajikan peningkatan penting terhadap Windows 3.0. Dua bulan pertama sejak diluncurkan, Windows 3.1 terjual lebih dari tiga juta kopi. - Windows for Workgroups 3.1 (27 Oktober 1992)
Versi ini merupakan tambahan untuk Windows 3.1, plus tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket. - Windows NT 3.1 (27 Juli 1993)
Sistem operasi Microsoft yang merupakan versi kuno dari Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista. - Windows for Workgroups 3.11 (8 November 1993)
Merupakan penyempurnaan dari Windows for Workgroups 3.1. - Windows NT 3.5 (21 September 1994)
Merupakan penyempurnaan dari Windows NT 3.1. - Windows NT 3.51 (30 Mei 1995)
Versi ini merupakan versi favorit Microsoft saat terjun ke pasar ini, dengan prestasinya mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware. - Windows 95 (24 Agustus 1995)
Babak baru dalam sejarah Microsoft Windows. Microsoft mulai mengembangkan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna, yang selanjutnya diberi nama Windows 95. - Windows NT 4.0 (24 Agustus 1996)
Windows NT 4.0 dirilis sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware. - Windows 98 (25 Juni 1998)
Walaupun hanya dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, Windows 98 menjadi sebuah sistem operasi yang jauh lebih stabil dan dapat diandalkan. - Windows 98 SE (9 Mei 1999)
Versi ini menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya, dengan banyak koreksi perbaikan yang menjadikan Windows 98 sebagai versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya. - Windows 2000 (17 Februari 2000)
Inilah versi yang sebelumnya dikenal dengan nama Windows NT 5.0 atau “NT 5.0″. Ditujukan untuk dua pangsa pasar, yaitu pangsa pasar workstation dan pangsa pasar server. - Windows ME (14 September 2000)
Windows ME (Millenium Edition) merupakan pembaharuan dari Windows 98 dengan dukungan multimedia dan internet yang lebih baik. - Windows XP (25 Oktober 2001)
Sejauh ini, Windows XP adalah versi sistem operasi Windows yang paling lama, karena diluncurkan pada 2001 dan baru berakhir pada 2007, saat diluncurkannya Windows Vista. - Windows Server 2003 25 April 2003)
Merupakan pembaharuan bagi Windows 2000 Server. Versi ini menawarkan banyak fitur keamanan baru serta peningkatan kinerja. - Windows XP Media Center Edition 2005 (12 Oktober 2004)
Merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk desktop dan laptop. Penekanannya terletak pada hiburan rumahan. - Windows XP Professional Edition (25 April 2005)
Versi ini ditujukan bagi para profesional dan pebisnis. - Windows Fundamentals for Legacy PCs (8 Juli 2006)
Versi ini tersedia terbatas bagi para pelanggan Microsoft Software Assurance. Tujuan dibuatnya WinFLP adalah memberikan pilihan upgrade kepada para pelanggan yang masih menggunakan Windows 95, Windows 98, Windows Me, dan Windows NT Workstation. - Windows Vista (30 November 2006)
Windows Vista dirancang agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan versi-versi sebelumnya. - Windows Home Server (7 Januari 2007)
Produk server yang merupakan turunan dari Windows Server 2003. Didesain khusus untuk digunakan oleh para pengguna rumahan. - Windows Server 2008 (27 Februari 2008)
Merupakan pembaharuan dari Windows Server. Dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dalam Windows Vista - Windows 7 (22 Oktober 2009)
Versi yang menggantikan Windows Vista ini memiliki keamanan dan banyak fitur baru yang jauh lebih canggih. - Windows 8 (26 Oktober 2012)
Produk generasi terbaru windows 8 merupakan penyempurnaan dari windows 7. Dengan user interface yang lebih aktraktif dan kebutuhan sistem yang tidak terlalu besar.
OS
Macintosh atau yang akrab disebut Mac OS, adalah Operating System
atau sistem operasi yang di kembangkan oleh Apple Corp. Mac OS
sendiri merupakan singkatan dari Macintosh Operating System.
Macintosh diperkenalkan pertama kali pada bulan Januari 1984 lewat
iklan Super Bowl
yang fenomenal. Macintosh adalah komputer pertama yang
memperkenalkan sistem antarmuka grafis (GUI). Pada waktu itu,
langkah yang dilakukan Apple merupakan sebuah perkembangan
revolusioner dalam dunia komputer personal.
Sejak
diluncurkan bersama dengan komputer Macintosh pada 1984, sistem
operasi Macintosh (Macintosh operation system) dari Apple telah
menciptakan standar dalam kemudahan penggunaan sistem operasi dan
menjadi model untuk sebagian besar sistem operasi berbasis GUI baru
yang dikembangkan untuk sistem di luar Macintosh.
Sejarah Mac OS
Mac OS
adalah sistem operasi yang digunakan untuk mengoperasikan komputer
notebook apple macintosh. Mac OS merupakan sistem operasi pertama
yang menggunakan Graphical
User Interface – GUI.
Orang-orang penting pada Macintosh yaitu Bill Atkinson, Jef Raskin
dan Andy Hertzfeld. Komputer ini dinamakan berdasarkan McIntosh,
jenis apel yang disukai Jef Raskin. Macintosh diperkenalkan pertama
kali pada bulan Januari 1984 lewat iklan Super
Bowl yang fenomenal.
Pada waktu itu, langkah yang dilakukan Apple adalah sebuah
perkembangan revolusioner dalam dunia komputer personal.
Ada berbagai macam pandangan
bagaimana awal mula Machintos diciptakan. Apple sengaja membuat
Macintosh yang biasa agar Macintosh dapat lebih mudah di jalankan
oleh orang yang baru belajar komputer sekali pun. Sistem Operasi
Macintosh pada awalnya dikenali sebagai Sistem, seperti “Sistem
6.0.7? atau “Sistem 7?. Pada awalnya juga dikenali sebagai
“Toolbox” yang terdapat beberapa kelebihan yang dapat digunakan
untuk menggantikan keterpautan kepada toolbox komputer itu sendiri.
Awalnya
Apple juga sengaja menyembunyikan keberadaan sistem operasi ini
untuk membedakan Mac dengan sistem operasi yang lain nya seperti
MS-DOS, yang lebih mudah digunakan daripada Macintosh.
Sistem Mac OS sendiri dapat
dibedakan menjadi 2, yakni Mac
OS Klasik dan Mac OS X.
Mac
OS Klasik merupakan
sistem yang pertama dikeluarkan oleh Mac pada tahun 1984 hingga Mac
OS 9. OS ini dikenal sebagai suatu sistem yang tidak memiliki
sembarang command line atau baris perintah. Sistem operasi ini
merupakan sistem yang menggunakan user interface(UI) sepenuhnya.
Sedangkan
Mac OS X Merupakan
versi terbaru dari Mac OS. Huruf X dari Mac OS C diambil dari huruf
romawi yang berarti. Mac OS X memadukan unsur-unsur BSD Unix,
OpenStep, dan Mac OS 9. Mac OS X memiliki memori ala-Unix dan
pre-emptive multitasking kepada platform Mac serta Managemen memori
yang jauh lebih baik.
Perbedaan yang paling mudah
dilihat dari Mac OS X ini adalah User Interface. Apple menambahkan
Aqua GUI untuk mempercantik tampilan sehingga dapat dinikmati oleh
pengguna. Selain itu, teknologi ColorSync juga ditambahkan ke dalam
Mac OS X, sebuah teknologi yang berfungsi memberikan sinkronisasi
warna sehingga cocok untuk pekerjaan multimedia.
Mac
OS X ini awalnya hanya dapat berjalan pada platform PowerPC namun
dalam beberapa tahun belakangan terdapat desas-desus bahwa Apple
memiliki versi Mac OS X yang dapat berjalan pada platform Intel.
Rumornya yakni Apple tidak puas dengan kemajuan platform PowerPC.
Namun ini hanya sebuah rumor. Pada tanggal 6 Juni 2005, akhirnya
Steve Jobs menjawab desas-desus ini, menurutnya Apple akan melakukan
transisi dari PowerPC ke Intel prosesor selama dua tahun kedepan.
Selama masa transisi, Mac OS X akan mendukung kedua platform
tersebut.
Kelebihan
Mac OS :
- Lebih stabil karena menggunakan UNIX
- multitasking
- Bisa mengenal file format windows
- Tampilan yang lebih glossy sehingga bagus untuk graphi design/multimedia
- Jarang terkena virus
- Open sourcecode sehingga Mac OS sulit dibajak
- Ada ‘Time Machine’ yang akan bekerja secara otomatis pada background tanpa mengganggu aplikasi yang dijalankan untuk mem-backup system yang sedang berjalan dan perubahan-perubahan pada data
- Ada program “sherlock“ yang tidak hanya mencari file pada harddisk dan dalam jaringan lokal, tapi juga dapat beraksi di Internet dan mencari berdasarkan keyword.Kekurangan Mac OS :
- Mahal, karena spesifikasi teknis mac memang tinggi. Asesorisnya dan spare part banyak tapi mahal
- Hanya cocok untuk graphic designer
- Mac OS tidak dapat digunakan bersama-sama sistem-sistem pengoperasian lain yang tidak menggunakan sistem Mac OS
- Mac OS tidak bisa dirakit sendiri karena Apple sudah tidak memberi license buat perusahaan lain untuk membuat hardware yang bisa menggunakan Mac OS
- Software di Mac OS tidak begitu lengkap
- Kurang cocok untuk aplikasi server dan game.Fungsi-Fungsi Sistem Operasi secara UmumSistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat keras, program aplikasi, sistem operasi, dan para pengguna.Sistem Operasi berfungsi mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.Terdapat banyak sistem operasi yang berbeda; akan tetapi, kebanyakan di antaranya menyediakan fungsi-fungsi yang serupa. Bagian berikut membahas fungsi-fungsi umum pada sistem operasi. Sistem Operasi menangani banyak fungsi tersebut secara otomatis tanpa memerlukan perintah dari pengguna.
- Memulai KomputerBooting merupakan proses memulai atau memulai ulang sebuah komputer. Ketika menyalakan komputer yang telah dimatikan seluruhnya, ini berarti melakukan cold boot, sedangkan yang merupakan perintah bagi sistem operasi untuk memulai ulang komputer berarti melakukan warm boot. Beberapa komputer memiliki tombol reset yang ketika ditekan akan memulai komputer seolah-olah komputer tersebut dalam keadaan mati.Ketika melakukan instalasi peranti lunak baru, sering kali ada prompt pada layar yang memerintahkan Anda untuk memulai ulang maka keadaan ini Anda hanya perlu melakukan warm boot.
- Menyediakan Antarmuka bagi PenggunaKita dapat berinteraksi dengan peranti lunak melalui antarmuka. Antarmuka (user interface) mengendalikan cara Anda memasukkan data dan perintah-perintah dan bagaimana informasi ditampilkan pada layar. Terdapat dua jenis Antarmuka yaitu command-line dan grafis. Sistem Operasi biasanya menggunakan kombinasi dari dua jenis antarmuka ini untuk menentukan bagaimana pengguna berinteraksi dengan komputer.Antarmuka Command-Line berguna untuk melakukan konfigurasi perangkat, mengatur sumber daya sistem, dan menangani masalah sambungan jaringan, administrator jaringan dan pengguna-pengguna lainnya yang berkemampuan tinggi bekerja dengan antarmuka command-line. Dalam Antarmuka Command-Line, pengguna mengetikkan perintah-perintah atau menekan tombol-tombol khusus pada keyboard untuk memasukkan data dan perintah. Antar Command-Line memberi pengguna lebih banyak kendali untuk mengatur hal-hal yang kecil dan rinci.Antarmuka Grafis bagi Pengguna sebagian besar pegguna saat ini menggunakan antarmuka grafis bagi pengguna (graphical user interface-GUI). Dengan GUI dapat berinteraksi dengan menu dan gambar seperti tombol-tombol dan objek lainnya untuk memberi perintah-perintah. Banyak sistem operasi GUI yang menggabungkan fitur-fitur serupa dengan penjelajah Web.
- Mengelola ProgramBeberapa sistem operasi mendukung pengguna tunggal dan hanya menjalankan satu program dalam satu waktu. Yang lainnya mendukung ribuan pengguna yang menjalankan banyak program. Cara sistem operasi menangani program-program secara langsung mempengaruhi produktivitas Anda.Sistem Operasi dengan pengguna tunggal/satu pekerjaan hanya memperbolehkan satu pengguna menjalankan satu program pada satu waktu. PDA, smart phone, dan perangkat-perangkat komputasi kecil lainnya sering kali menggunakan sistem operasi pengguna tunggal/satu pekerjaan.Sistem operasi pengguna tunggal/banyak pekerjaan memperbolehkan satu pengguna bekerja dengan banyak program sekaligus dalam memori pada waktu sama. Pengguna-pengguna saat ini umumnya menjalankan banyak program secara bersamaan.Ketika komputer menjalankan banyak program secara bersamaan, sebuah program aktif dibagian depan (foreground) dan yang lainnya pada bagian belakang (background). Program yang ada di foreground adalah program aktif, yaitu program yang sedang Anda gunakan. Program-program yang lainnya berjalan tetapi tidak sedang digunakan berada pada background. Program foreground pada umumnya ditampilkan pada dekstop tetapi program background sering kali sebagian atau seluruhnya tersembunyi dibelakang program foreground.Sistem operasi dengan banyak pengguna memungkinkan banyak pengguna menjalankan program-
Sumber: http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-sistem-operasi-komputer-operating-system/
http://www.bloggergubug.com/2013/04/mengenal-sistem-operasi-linux.html
http://www.downloadgameandroids.com/p/sejarah-sistem-operasi-android.html
http://nash.blog.unigha.ac.id/disk-operating-system-dos/
http://www.bloggergubug.com/2013/02/mengenal-sistem-operasi-windows.html
http://istiwidayanti.blogspot.com/2011/11/sistem-operasi-mac-os-dan-beberapa.html




0 komentar:
Posting Komentar